TAIPEI – APEC Accelerator Networking Summit and Global Challenge 2015 adalah sebuah ajang kompetisi startup se-Asia Pasifik yang dimulai pada bulan April dan mencapai puncaknya pada acara final di Taipei 19-20 Oktober lalu. Acara ini diselenggarakan untuk mencari bibit-bibit baru berpotensi di bidang tekhnologi, sekaligus mempertemukan mereka dengan pejabat-pejabat pemerintahan, dan para investor. Acara yang berlangusung di Taipei New Horizon ini dihadiri oleh sekitar 150-200 tamu, dan semuanya adalah undangan. Tidak berlaku untuk umum. Selama dua hari diadakan seminar, diskusi panel dan presentasi dari masing-masing 31 finalis dari banyak negara. Nuesto Technology dari Bandung dengan aplikasi Qsmart-nya adalah satu-satunya finalis dari Indonesia. Mereka menciptakan sebuah aplikasi yang membantu orang-orang tidak perlu mengantri di pusat-pusat layanan publik.

Kementerian Koperasi & UKM Republik Indonesia (Kemenkop RI) mendapat undangan untuk mengirimkan seorang perwakilan yang mememiliki startup, aktif di bidang usaha kecil menengah, dan dapat menjalin komunikasi dengan para perwakilan negara-negara sahabat. Dalam hal ini Kemenkop RI meminta bantuan UKM Center FEB UI untuk mengajukan utusannya untuk memenuhi undangan tersebut.

UKM Center FEB UI mengutus Emanuel Bintang, untuk menghadiri acara tersebut, mengingat bahwa beliau memiliki startup yakni sebuah perusahaan rekaman dengan teknologi musik digital, aktif sebagai research associate di UKM Center FEB UI, dan seorang dosen ilmu manajemen. Kehadirannya disana membuka link baru dengan para pejabat pemerintahan se-Asia Pasifik, top executives perusahaan-perusahaan ternama, investor, dan startup leaders. Pada suatu kesempatan yang baik Emanuel Bintang dapat berbincang-bincang dengan Mr. Jake Colvin, Executive Director of Global Innovation Forum, dan beliau mengatakan bahwa, “Saat ini kita dituntut untuk menciptakan sebuah peluang bisnis yang bukan semata-mata mengejar materi, melainkan lebih kepada yang dapat menawarkan solusi atas permasalahan-permasalahan di masyarakat.”

taipeh2

Harapan kita bahwa di tanah air Indonesia, akan semakin berkembang lahirnya startup-startup yang berkualitas dan mampu berpartisipasi dalam acara-acara berskala global. Dengan demikian semakin mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.