Jakarta, 3 November 2015 – Hari ini PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia) bekerja sama dengan Bukalapak.com secara resmi meluncurkan Bazaar Online yang mengkampanyekan aksi #BelidanPeduli guna mendukung pengembangan wirausaha sosial di Indonesia. Bazaar Online ini merupakan wadah e-commerce di dalam situs Bukalapak.com bagi para pelaku wirausaha sosial dalam memasarkan produk, memperluas akses pasar, sekaligus mensosialisasikan konsep kewirausahaan sosial di Indonesia lewat platform online/digital.

Kemunculan wirausaha sosial atau social enterprise (SE) di Indonesia selama satu dekade terakhir telah membuktikan bahwa bisnis dapat berkontribusi pada penyelesaian isu sosial. Hal inilah yang melatar belakangi peluncuran kerjasama aksi #BelidanPeduli.

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia mengatakan, “Bidang ekonomi kreatif telah menjadi salah satu pilar ekonomi Indonesia dan Bekraf senantiasa melakukan berbagai upaya untuk menggerakan para pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM sehingga mereka dapat semakin berkembang. Kerjasama Bank DBS dan Bukalapak.com merupakan inovasi digital yang sebagai tahap awal dapat membantu meningkatkan produktivitas ekonomi melalui kewirausahaan sosial.”

Sebanyak 11 wirausaha sosial yang mewakili sejumlah kategori meliputi: mamin (makan dan minum), fesyen, personal care, hobi, dan sebagainya, telah bergabung di www.bukalapak.com/promo/beli-dan-peduli yang dapat diakses hingga 20 November 2015. Selain menyediakan wadah belanja online khusus para pelapak wirausaha sosial ini, Bank DBS Indonesia dan Bukalapak.com turut mensosialisasikan aksi #belidanpeduli, yaitu membantu mengedukasi publik bahwa mereka dapat berkontribusi terhadap penyelesaian isu sosial lewat transaksi yang mereka lakukan dalam inisiatif ini, dengan gerakan social media sharing menggunakan tagar #BelidanPeduli guna membantu menyebar luaskan inisiatif ini.

Rudy Tandjung, Chief Operating Officer PT Bank DBS Indonesia mengatakan, “Kampanye #BelidanPeduli merupakan bagian dari misi brand bank kami, “Igniting Possibilities, Sparking Joy” (SPARK) di mana kami terus mendukung dan memberikan kesempatan bagi wirausaha sosial untuk berkembang. Lewat program ini, kami bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perkembangan kewirausahaan sosial di Indonesia. Kewirausahaan sosial telah menjadi fokus area CSR grup DBS karena kami percaya akan langkah progresif sebuah bisnis UKM yang dapat sekaligus menyelesaikan isu sosial ini dapat menjadi salah satu potensi pendongkrak pertumbuhan ekonomi. Disinilah kami siap menjadi mitra pertumbuhan ekonomi bangsa.”

“Sebelum Bazaar Online #BelidanPeduli ini diluncurkan, para pelapak ini telah menerima edukasi untuk memperdalam pemahaman tentang bisnis online yang telah dijalankan sejak 12 Oktober 2015, dan beberapa seri pembelajaran lainnya selama bulan November ini”, tambah Rudy.

Ahmad Zaky, CEO Bukalapak.com menuturkan, “Bukalapak.com terus berupaya untuk menciptakan layanan marketplace yang inovatif, yang bisa memenuhi kebutuhan pembeli dan penjual. Kami juga memiliki perhatian khusus terhadap para pelapak kami yang mayoritas merupakan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Dengan kerja sama dengan Bank DBS Indonesia dalam meluncurkan Bazaar Online ini, kami berharap kami dapat ikut mendukung inisiatif DBS dalam mensosialisasikan konsep kewirausahaan sosial kepada para pelaku industri e-commerce dan masyarakat luas.”

“Masalah-masalah sosial yang terjadi di negeri kita adalah masalah bangsa, jadi merupakan tugas kita semua untuk turut menyelesaikannya dan bukan tugas pemerintah saja. Untuk itu, semangat kepedulian memangperlu disebarluaskan dan wujud nyata kecil dan kepedulian itu adalah aksi langsung memberikan solusi”, ujar Dewi Meisari, Senior Advisor UKM Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Dukungan keberlanjutan Bank DBS Indonesia terhadap pengembangan wirausaha sosial telah berlangsung sejak tahun 2013. Di tahun ini, Bank DBS telah menyelenggarakan beragam inisiatif termasuk dukungan terhadap salah satu SE yang bergerak di bidang lingkungan (Greeneration/Waste4Change) dan Program Kewirausahaan Sosial untuk Siswa SMA (PRAKARSA); DBS SE Boot Camp; ajang Social Venture Challenge Asia dan pemberian SE Grant oleh DBS Foundation.