Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga, mengaku di tengah melambatnya ekonomi global dan nasional seperti sekarang, keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sangat dibutuhkan.

“Karenanya, kami berusaha mendorong agar UMKM yang ada, satu juta di antaranya bisa naik kelas,” kata Puspayoga pada acara Temu Mitra UMK Naik Kelas, Rabu (21/10) di Gedung SMESCO Jakarta.

sebagai bentuk apresiasi maka Menteri KUKM di acara tersebut memberikan Piagam Penghargaan 1juta UMKM Naik Kelas kepada: UKM center FEB UI yang diwakili oleh Dr. Eugenia Mardanugrah selaku Kepala UKM Center.
Organisasi penerima yang lainnya adalah: ABDSI, Microfin, KKMB nasional, PINBUK,, INKOWAPI, Bank BRI, Bank BNI, Bank MANDIRI, APINDO, dan YDBA Astra. Kedepan diharapkan sinergi dengan berbagai pihak tersebut akan semakin meningkat

Pada kesempatan kali ini juga, yntuk meningkatkan daya saing pelaku usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pemerintah terus berupaya menggenjot pengelolaan UMKM. Salah satu akselerasi yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM adalah gerakan Satu Juta Usaha UMKM Naik Kelas.

“Gerakan ini akan dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019. Salah satu tujuannya adalah agar pelaku UMKM siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015,” ujar Deputi bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha, Kemenkop UKM, Braman Setyo usai Diskusi dan Rencana Aksi 2015: Satu Juta UMKM Naik Kelas”,