Salah satu program kerja UKM Center FE UI adalah melakukan program pendampingan, baik secara langsung kepada pelaku usaha mikro dan kecil (termasuk pelaku usaha pemula), maupun secara tidak langsung melalui bermitra dengan lembaga pemberdaya lain, seperti  Koperasi Kasih Indonesia (KKI). Tidak seperti koperasi simpan pinjam pada umumnya, Koperasi Kasih Indonesia adalah koperasi yang sangat berdedikasi dan setia terhadap cita-cita untuk memberdayakan jutaan orang agar dapat keluar dari kemiskinan secara permanen. Selain memberikan akses modal untuk kalangan pra-sejahtera yang merupakan kalangan anggota mayoritas, KKI juga tekun membangun semangat menabung dan menanamkan nilai-nilai pentingnya pendidikan bagi anak-anak anggotanya, agar kedepannya dapat turut mengangkat harkat dan taraf hidup keluarganya di masa depan. Bentuk-bentuk pendidikan pengelolaan dan perencanaan keuangan keluarga, serta wawasan kesehatan juga rajin mereka bagi kepada anggotanya. Cita-cita luhur itulah membuat UKM Center FE UI senantiasa mendampingi dan mendukung sepak terjang KKI agar menjadi suatu entitas bisnis sosial yang dapat terus berkembang dan memberi manfaat ke sebanyak-banyaknya orang. Dewi Meisari, Kepala UKM Center FE UI saat ini merupakan penasihat bidang koperasi di KKI sejak tahun 2013. Dibalik geliat aktifitas KKI, tentu ada sosok wirausaha sosial yang memulainya. Sosok penggagas dan pendiri itu adalah Leonardo Kamilius dan Lucyana Siregar, yang keduanya merupakan alumni FEUI angkatan 2004. Lucyana sendiri saat ini sedang melanjutkan studi di MPKP-FE UI. Kerja keras dan kerja tulus mereka sudah mendapatkan apresiasi banyak pihak, dan pada kesempatan ini keluarga besar UKM Center FE UI hendak menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada KKI, khususnya Lucyana, yang baru saja terpilih menjadi salah satu dari 10 wanita paling inspiratif di Indonesia versi majalah ternama yaitu Forbes Indonesia. Semoga prestasi ini dapat membuat semakin banyak pihak yang tahu, peduli, dan mendukung usaha menanggulangi kemiskinan melalui keuangan mikro, seperti yang dilakukan oleh KKI. Liputan mengenai Lucyana di Forbes Indonesia dapat dilihat pada link ini  http://forbesindonesia.com/berita-607-lucyana-siregar.html. (Berikut adalah potongan cerita versi Bahasa Indonesia)

Lucyana:  Co-founder and Chief Operating Officer, Koperasi Kasih Indonesia (KKI)

Berbagai prestasi dan penghargaan kini sudah diraih oleh Lucyana (Co-founder and Chief Operating Officer Koperasi Kasih Indonesia) sebagai pelopor berdirinya Koperasi Kasih Indonesia. Lucyana memulai mendirikan KKI dengan memberikan pinjaman mikro kepada pekerja wanita miskin di Jakarta sejak tahun 2011. Lokasi kantor KKI saat itu di daerah Cilincing Jakarta Utara, dimulai dari sebuah kantor sederhana bersama Leonardo Kamilius, Lucyana memiliki mimpi besar yaitu dapat membantu satu juta orang Indonesia keluar dari kemiskinan pada tahun 2023. Latar belakang Lucyana sendiri adalah seorang mantan akuntan, sedangkan Leonardo adalah seorang mantan konsultan bisnis. Mereka memulai mendirikan KKI dari pinjaman investor dan tabungan pribadi mereka sendiri. Meskipun banyak program keuangan mikro yang sejenis di Indonesia, Lucyana dan Leonardo merasa terpanggil untuk tetap bergerak dan harus berbuat lebih banyak untuk membantu sesama. Untuk mencapai tujuan ini, KKI memberikan pendidikan dan membuat tabungan wajib bagi peminjam. Sebagai gambarannya setiap penjaman sebesar Rp 10.000,- maka debitur diwajibkan menyimpan Rp 2.000,- untuk tabungan wajib, dengan demikian akan mengajarkan dan membiasakan kepada debitur akan pentingnya menabung. Kemiskinan merupakan salah satu masalah terbesar di Indonesia, kurang lebih sebanyak 100 juta masyarakat Indonesia mempunyai penghasilan kurang dari $2 per hari. Lucyana berharap KKI, dalam kurun waktu kurang dari dua dekade, satu juta orang miskin Indonesia bisa sejahtera dan terbebas dari kemiskinan. Hingga Desember 2013 lalu, KKI telah memberi pinjaman sebanyak 3.067 debitur, 97 % diantaranya adalah perempuan, dan telah menyalurkan pinjaman kurang lebih sebesar $500.000. Hingga saat ini Lucyana tetap berencana memperluas bisnisnya dengan kembali menginvestasikan keuntungan yang telah diperoleh demi mewujudkan cita-cita dan visi Koperasi Kasih Indonesia.